Sabtu, 05 Januari 2013

Posting Minggu Pagi

Awal Minggu pagi ini, ada yang mau Endah cerita disini, tepatnya, ada yang mau Endah sampaikan.

Temen SMP Endah lagi deketin Endah sekarang - sekarang ini. Dia nelpon Endah, dan dia bilang kalo dia cuma mau tau kabar Endah, kan kengen (begitu katanya). Terus dia juga comment status Endah, wall, waktu itu juga pernah kirim video tentang cinta Islami gitu, sms juga.
Waktu SMP Endah memang sempat jatuh hati ke dia. Tapi itu SMP, dan itu cuma sekilas. Sekarang sudah berbeda rasa Endah ke dia.

Dia melanjutkan pendidikannya usai SMP itu di pesantren di Malang, terus sekarang dia melanjutkan pendidikan di Universitas Islam swasta, dan udah ngajar tentang Agama Islam di sebuah sekolah di Jakarta. Islami banget dia sekarang. Dia juga sabar orangnya, di telpon dia yang banyakan ngomong daripada Endah.

Kamis sore kemarin, pas Endah di rumah, dia nelpon, tapi kerena HP Endah lobet, jadi itu telpon mati sendiri. Nah, Jum'at pagi, dia sms Endah, biasa, awal dia sms itu pasti ceramah dulu, ngirim - ngirim hadist gitu. Terus Endah bales lah,"Eh, maap Nang, kemarin nelpon tapi nggak diangkat, lobet soalnya. Ada apa emangnya?". Dia jawab,"Oh ya, ga ap."

Jum'at siang saat Endah di kereta, dia nelpon. Gatau kenapa, kalo dia nelpon, ada rasa risih, tapi merasa bersalah kalo nggak diangkat. Toh, akhirnya Endah angkat. Percakapan dimulai. Dari menanyakan kabar, berbicara tentang sebuah topik, yang ujung - ujungnya diceramahin juga gue.. --". Terus kabar sekolah Endah. Dia menanyakan sama siapa aja Endah masih berhubungan dengan teman SMP. Endah sebutin lah tu, sampe Endah sebutin satu nama, temennya dia juga, nada bicaranya berubah. Nada seakan nggak suka gitu. Endah bisa denger itu. Tapi nggak Endah tanya lebih lanjut. (Lo pikir cuma sama lo doang gue masih berhubungan sama temen SMP? #tanggapan jahat Endah).
Pembicaraan berakhir saat kereta sampai di tujuan.

Karena dia orangnya Islami, dia nggak mau pacaran. Ekstrimnya, nanti suatu saat Endah pulang, ntar dia langsung nge - lamar Endah lagi..tidakkkkk...(serem juga). #berharap nggak terjadi. Terus juga, nanti dia panjatkan doa - doa khusus biar Endah jatuh hati sama dia. Astaghfirullah....
Suka bingung menghadapi orang semacam itu. Mau bersikap baik dan biasa, takut disalah artikan Endah memberi harapan ke dia. Nanti dia terus dan terus deketin Endah, ujung - ujungnya, dia terluka juga. Mau dicuekin, takut hukum karma terjadi pada Endah.

Memang lebih enak dicintai daripada mencintai.
Karena mencintai akan sering terluka.
Tapi nggak gini juga...
Endah bukan menuntut orang yang mencintai Endah itu sempurna,
Hanya saja yang juga Endah cinta
Karena, hubungan yang baik adalah yang saling mencintai dan dicintai
Yang membuat cinta itu sempurna.
Itu yang Endah inginkan.
Nggak kebayang kalau menjalin hubungan tanpa saling mencintai.

Endah tau, dengan Endah menulis yang Endah alami di blog ini semua orang dapat membacanya.
Endah sadar itu. Endah cuma mau, mereka yang membaca (terutama yang udah kenal Endah) lebih mengenal Endah. Karena Endah lebih nyaman untuk bercerita seperti ini. Dan seperti inilah Endah bercerita.
:D 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar