Suasananya enak banget untuk nulis, namun bukan untuk melanjutkan cerita.
Lewat depan Rektorat sepulang dari kampus tadi, suasana romantis merasuk hati.
Dengan lampu - lampu redup menghiasi, dengan air - air tergenang sehabis hujan, namun bukanlah banjir namanya. #gubrak.ahahahah..
Mau lewat situ tadi,,sayangnya, jalananan lagi rame - ramenya. Rame anak kost mencari makan malam. Akhirnya, lewat bang jo deh Endah --" yah...yasudahlah.
Ini sajak untuk yang masih disana,
Endah kagumi kau dalam diam
Semoga tak berubah menjadi lebih
Karena hal itu akan menjadi harapan kosong,
Yang mungkin tak mampu bertepuk.
Kita adalah dua sisi telapak tangan yang berbeda
Ku yang tak mampu menjadi sepertimu
Bahkan, menjadi diri sendiri ku pun ragu
Dan kau yang tak mungkin mau menjadi sepertiku
Ku tak mau berharap lebih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar