Berawal saat makan malam di sebuah warung penyetan kecil, namun cukup ramai. Aku ditemani dengan seorang teman, kita makan di tempat itu. Saat menunggu pesanan, kita melihat pembeli yang datang dan pergi sambil berbincang - bincang ringan.
Sampai suatu waktu menunggu pesanan, ada dua orang pembeli berperawakan serupa. Kembar sepertinya. Mereka pun makan di tempat, sama seperti kita. Duduknya pun di sebelah kita berdua. Aku melihat dia, dia melihat Aku. Dia, salah satu mereka berdua. Namun itu tidak berlangsung lama, kita melanjutkan pembicaraan masing - masing.
Pesanan sudah diantar, namun ternyata pesanan mereka berdua dulu yang datang. Otomatis, kita yang duduk berada di pinggir mengoper, alias menggeser makanan ke posisi mereka. Saat itu, mata kita bertemu lagi. Mataku dengan mata dia. Dia tersenyum..
"Sumpah, manis banget", kesanku dalam hati.
"Eh, ini ngomong - ngomong, yang makan di meja ini cuma kami, Aku, temanku, dan dua kembar itu. Jadi berasa double date,",ujarku dalam hati. Tidak lama, pesanan kami pun diantar. Kami dan mereka diam dan sibuk dengan pesanan masing - masing untuk dihabiskan. Mereka yang terlebih dahulu yang habis makanannya, wajarlah...laki - laki. Mereka bangkit dari tempat duduk, dan membayar pesanan mereka.
Aku yang sedari tadi duduk menghadap ke jalan, mataku entah kenapa mengamati mereka, terutama yang memberi senyuman kapadaku. Tapi sayangnya, aku masih belum mampu membedakannya, wajah mereka mirip. Jadi, kuamati keduanya pergi dari tempat ini.
Setelah mereka pergi, tak sengaja ku dengar, ibu - ibu penjualnya berkata,"Itu mas - masnya ganteng - ganteng". #Gubrak..
Seiring dengan kepergian mereka, aku berharap, "Semoga besok - besok bisa ketemu lagi, meskipun di tempat ini lagi."
Kusadari, memang, semua berawal dari mata, kemudian turun ke hati. Tak kupungkiri itu.
to be continued :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar