Cerita itu terus berlanjut, begitu pula sengan khayalku untuk bersama dia. Tentang kesan "Impossible" tak ku hiraukan, meskipun peluang seperti kalimat itu, besar untuk terjadi.
Setiap saat ku melihat angka di jam digital, ku sering melihat angka yang sama antara penunjuk jam dan menitnya. "Wah, menit sama jam nya sama ni, siapa ya yang kira - kira kangen dan mau ketemu sama Aku?", kataku dalam hati. Itu hanya mitos belaka. Mitos sejak zaman Aku duduk di bangku Sekolah Dasar. Entah siapa yang menyebarluaskan mitos seperti itu. Tapi tak dipungkiri, mitos itu membawa hembusan angin sepoi- sepoi kepada orang yang sedang jatuh cinta dan lama tak berjumpa. Akui sajalah..... :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar