Boleh Endah cerita dulu? Tadi pagi sekitar jam setengah 10 dan sebelum Endah berangkat ke kampus, Endah sarapan dulu di hungry bro. Ketika sarapan Endah telah selesai, Endah melihat keluar, ke arah jalan maksudnya. Di seberang jalan itu Endah melihat seorang wanita, rupanya kayak masih kuliah dengan seorang ibu - ibu paruh baya yang tampaknya adalah ibu wanita tersebut. Ibu - ibu itu nampak kesulitan untuk membuka helm. Mata Endah tertuju pada peristiwa itu. Beberapa menit ibu itu berusaha melepaskan helmnya sampai akhirnya dibantu anaknya untuk melepaskan helm tersebut.
Peristiwa yang sederhana memang, namun menyiratkan hal yang mendalam, khususnya untuk Endah. Endah langsung teringat dengan orangtua Endah. Orangtua Endah yang usianya semakin bertambah. Endah terharu sekaligus sedih. Sedih mengingat orangtua Endah yang tak lagi sekuat dulu, sedikit sekali yang Endah berikan ke Ibu - Bapak, sedikit sekali hal yang Endah berikan yang membuat mereka tersenyum dan bangga dengan Endah. Sedikit sekali, sedangkan waktu terus berjalan maju. Ya Allah jagalah dan sayangi mereka Ya Allah...
Ternyata siang menjelang sore, Endah kedatangan tamu istimewa, yaitu kedua orangtua Endah. Subhanallah...
Tapi nggak lama, habis Maghrib mereka balik lagi ke rumah si Mbah di West Prog. Ketika Endah mengantarkan mereka pulang ke rumah si Mbah sampai pagar kos Endah, Endah mencium kedua tangan mereka, dan mereka mencium pipi dan kening Endah. Endah merasakan kehangatan dan kedamaian saat itu. Ya Allah....ingin rasanya Endah selalu merasakan ciuman itu, selamanya. Namun Endah sadar kalau waktu terus berjalan maju.
Ya Allah...sayangi dan jagalah Ibu - Bapak Endah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar