Untuk puasa tahun ini sama puasa tahun depan kayaknya harus lebih bersabar menahan diri untuk pulang, bahkan tidak pulang. Tidak bertemu teman - teman semua yang tersayang. Abang Endah juga nanyain "Udah di rumah belum dek?", gitu katanya. AAAAaaa...kapan ini kepastiannya????rasanya digantung itu....
"Terikat oleh sesuatu yang maya".Masih mending kalo udah ketauan pengikatnya itu. Tau bagaimana untuk melepaskan ikatan itu. Bahkan kalo sudah waktunya berakhir dan selesai, ikatan itu akan lepas dengan sendirinya, dan merasakan kebebasan. @..@. "Nikmatin aja ya Ndah (semangatin diri sendiri)" --"
Kemaren Minggu buka - sahur di tempat Ama. Dan sejak kemaren sore udah buka kembali di kos, sama Syaima. Tadi juga sahur sama Syaima. Syaima ngetok - ngetok dan manggil - manggil Endah dari jendela, soalnya pintunya Endah gembok, takut ada yang masuk, sendirian soalnya. Desi udah pergi lagi ke Klaten kayaknya --". Dan Alhamdulillah Endah bangun. Ya...meskipun jam setengah 4 :D. Bangun, terus langsung masak mi dok - dok yang udah direncanakan semalem. Kita makan deh berdua... :D. Nanti mau buka di Maskam kayaknya, sama Mba Fenti juga (kalo jadi).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar