Wawancara telah Endah lalui, dan tinggal
menunggu pengumumannya.
Jujur, saat menunggu pengumuman itu Endah pasrah
“Jika memang ini terbaik buat Endah, berangkatkan hamba, dan jika ini buruk
buat Endah, jangan berangkatkan hamba”, itu yang ada di benak Endah usai
wawancara. Dan jujur, sampai selesai wawancara itu Endah sama sekali belum mengabari
ke orangtua Endah ataupun abang Endah.
Sampai akhirnya malam hari usai wawancara,
Endah di sms dari nomor yang tidak Endah kenal, dan pesan itu berisikan
pengumuman dan ucapan selamat bahwa Endah diterima dalam tim Yenbeser. Allah
Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba – Nya. Posisi Endah saat menerima pesan itu adalah di
kamar kos temen Endah, dan perasaan Endah saat itu lega..sekaligus deg – deg-an.
Usai membaca baik baik pesan itu, Endah langsung bailik ke kamar Endah, menghubungi
kedua orangtua Endah dan abang Endah. Kedua orangtua Endah agak shock memang,
namun akhirnya memperbolehkan. Lalu Endah mengabari abang Endah, dan abang
Endah mendukung Endah. Abang Endah adalah sosok yang Endah banggakan kedua
setelah kedua orangtua Endah yang selalu menjadi sosok pertama yang Endah
banggakan. Abang Endah selalu mendukung keputusan Endah,
namun dibalik itu, abang Endah selalu memberikan masukan, pendapat – pendapatnya
selaku yang lebih dulu lahir *ups :D. Love you all dah pokoknya:*
Endah sudah mendapat restu dari semuanya, dan
komplit sudah rasanya dan
lebih leluasa untuk menjalankan KKN ini. Tidak
lupa Endah mengabari temen baik Endah yang memberi informasi tentang oprec Tim
Yenbeser ini. Temen baik Endah itu pun turut senang mendengarnya.
Dari Fakultas Endah yang tergabung dalam Tim
Yenbeser berjumlah dua orang, yaitu Endah dan Indira. Endah dengan Indira menjadi
lebih dekat dari sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar