Akhirnya tiba cerita kita selama di Yenbeser
yang terukir menjadi kenangan
Perjalanan yang ditempuh kurang lebih dua jam
dengan menggunakan speed boad. Tanpa terasa sebuah dermaga bertuliskan
“Yenbeser” terlihat di depan mata kita yang menandakan kalau kita telah sampai
di lokasi KKN, yaitu Desa Yenbeser. Rasa syukur menyelimuti saat speed boad
yang kita naiki perlahan merapat ke dermaga. Setelah benar merapat, kita
langsung bergegas bergotong royong mengangkat barang – barang bawaan kita.
Kemudian kaki kita pun melangkah...
Saat pijakan pertama di Yenbeser, kata pertama yang Endah ucapkan
adalah,”Alhamdulillah”, tim ini telah sampai di Yenbeser dengan selamat tanpa
kurang satu apapun. Langkah selanjutnya rasa terharu pun muncul ketika
kedatangan kita disambut oleh kepala kampung dan warga sekitar, bahkan kabarnya
kedatangan kita ditunggu – tunggu oleh mereka :’)
Setelah semua barang – barang yang kita bawa
sudah dikeluarkan dari speed boad, kita langsung menuju pondokan yang telah
disiapkan oleh kepala kampung, Pak Arnolis namanya. Pondokan yang disiapkan ada
dua, satu pondokan cewek yang berada di depan, di pinggir pantai, satu lagi
pondokan cowok yang berada tepat di belakang pondokan cewek. Selain pondokan,
kita pun dipersiapkan satu kamar mandi, satu WC, dan satu sumur yang dibangun,
dan sengaja dipersiapkan untuk kedatangan kita. Sungguh terharu... :’). Di
dalam pondokan pun ternyata sudah tersedia juga es degan yang super super segar
setelah perjalanan yang menyenangkan yang kita lalui :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar