Minggu, 09 November 2014

kemaren abis piket kos, terus ke ykakj sampe jam 2, terus lanjut sholat dzuhur sama ashar, terus lanjut lagi jenguk ibunya mas fredo di ruang pasien rawat jantung rumah sakit panti rapih. pas nyampe sana terlihat ibunya mas fredo yang terbaring dengan selang oksigen di hidungnya dan bapak mas fredo yang setia menunggu di sampingnya. keadaan ibu mas fredo sudah membaik, sudah bisa bercakap cakap, dan air muka sudah terlihat segar.

beberapa menit setelah bercakap cakap akhirnya mas fredo datang. mas fredo masuk ruangan, salim tangan ibu-bapak nya lalu berucap,"udah sehat kan ma?" ibunya tertawa. ahahahaha...lalu terjalin lagi percakapan yang lebih berwarna. dengan datangnya mas fredo keadaan menjadi lebih ceria. ya endah akui sih...walaupun nyebelin dan suka nge-cengin endah, mas fredo itu lucu, bisa bawa suasana jadi lebih ceria, semangat dan dinamis.

adzan Maghrib sudah terdengar, dan akhirnya kita pulang. sebelum pulang kita salim sama ibu-bapak-mas fredo. saat berjabat tangan dengan mas fredo, endah bilang,"kok kamu kalem e mas, tumben". "pencitraan e ndah", jawab dia. huahahahahahahaha...pantes. aigoo.. -___-"

dari panti rapih lanjut ke kos dan siap siap ke pantai untuk diklatsar ksk, pantai drini

udah lama endah nggak ke pantai, dan kesan pertama saat kembali lagi kesana "tambah rame" busseett...
nggak banyak cerita, yang pasti, saat duduk di gazebo pinggir pantai, terbayang di benak endah pantai yenbeser saat endah duduk di ujung dermaga (walau sejatinya sungguh berbeda pantai ini dengan yenbeser). terlihat hanyalah hamparan laut luas, berwarna biru jernih, dengan pulau di depannya yaitu friwen. saat siang hari hampir tidak bisa dibedakan antara langit dengan laut. Subhanallah....
#namun itu hanya sebatas khayalan endah saja, kenangan endah saja...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar