"kita memang tidak pernah tau apa yang terjadi di depan kita. kita hanya bisa menduga dan bahkan dugaan itu seringkali salah".itu pelajaran yang sangat berharga yang endah dapet ketika endah sedang berkendara di terik siang menuju beringharjo , tepatnya deket lampu merah gramedia yogyakarta. ketika itu endah sedang mengendarai sepeda motor endah si vegar dan depan endah ada truk besar yang berjalan lambat sekali. karena ukurannya yang besar, sehingga kita tidak dapat melihat penyebab truk itu kenapa berjalan lambat sekali.
yak, detik lampu hijau akan segera berakhir. sempat kesal sedikit dengan truk itu yang berjalan sangat lambat. tapi karena endah tidak sedang dalam kondisi yang terburu buru, endah selow aja dalam arti tidak sampai membunyikan klason si vegar. namun, kendaraan di belakang endah yang kemudian ramai membunyikan klakson bertanda tidak sabar bahkan terselip emosi di dalamnya.
hufet. kesal endah malah bukan ke truk itu yang berjalan terlalu lambat, tapi ke kendaraan belakang endah yang ramai membunyikan klakson. aish...untung ada kesempatan buat nyalib, endah langsung nyalib truk itu lah. dan tau, ada yang buat endah kaget. dan di waktu yang bersamaan, lampu merah menyala kembali.
ternyata di depan truk itu ada sesosok ibu paruh baya yang sedang menuntun sepedanya. di kiri-kanan sepedanya ada keranjang dan berisi sesuatu yang tentu menambah bobot dari sepedanya itu. bisa dibayangkan. selama lampu merah menyala endah diam diam mengamati ibu tersebut. wajahnya terlihat tegar. endah mau nagis saat itu. melihatnya, endah langsung teringat dengan ibu endah di rumah, yang mungkin usianya tidak terpaut jauh. dalam hati endah bergumam,"Ya Allah, pasti nyesel banget kendaraan yang membunyikan klakson di belakang itu kalo ngeliat ini (untung endah ndak membunyikan klakson si vegar)".
ada niat untuk membantu, tapi bingung gimana caranya (endah hanya bisa berdoa). alhasil sepanjang jalan endah mengingat kejadian yang berharga itu dan teringat ibu di rumah. salut endah ucapkan ke supir truk itu yang denga sabar berjalan di belakang ibunya tanpa menyalib dan membunyikan klakson ^.^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar