gimana?udah inget kan?
udah beberapa hari belakangan ini dek arif ndak sms sms endah lagi. endah sms dia pun ndak di bales. di bales sama dia baru malem sebelum perayaan pernikahannya mba vero. dan itu balasnya dua kali. pertama pake nomor dia, kedua, pake nomor yang berbeda. di pesan yang terakhir, dia bilang kalo ndak ada pulsa buat bales. setelah itu, ndak sms an lagi kita, nyeselnya endah ndak nanya kabar dia saat itu, padahal endah khawatir sama kondisi dia, tapi entah kekhawatiran endah teralihkan :(. tau tau kemarin pagi endah dapet update permintaan darah untuk nama Arif Wicaksono. endah deg.deg.an.endah langsung langsung konfirmasilah ke pengajar. dan bener, arif masuk rumah sakit. kemarin pagi dia masuk bangsal :'( Astaghfirullah....
kantong darah yang dibutuhkan arif ndak sedikit, dan seperti defri, endah share kebutuhan darah tersebut baik di grup maupun japri temen temen yang endah kenal dan goldar sesuai. dan seperti biasa berakhir dengan penolakan, berakhir dengan kata "nggak atau nggak bisa", bahkan berakhir dengan tanpa balasan sama sekali. (endah dikacangin).
endah sedih...endah sedih...ternyata banyak yang ndak peduli dengan berita seperti itu. endah sedih orang orang yang ndak peduli itu adalah temen temen endah sendiri. endah sedih T.T Ya Allah..Astaghfirullah..semoga yang baca postingan ini ndak seperti itu ya... :'(
sedikit cerita dari sedikit pengalaman yang pernah endah lalui...
beberapa kali endah nganter pendonor, endah ikut masuk ke UPTD, endah menemani mereka sampai selesai, dan mengantar mereka pulang. di UPTD tau apa yang sering terjadi?tau apa yang sering endah liat? wali para pasien bolak- balik bangsal-UPTD-bangsal-UPTD sambil bawa cool boxnya terus nanya ke petugas UPTD "mas/mba, darah untuk pasien... udah ada belum ya?" kalau belum, wajah mereka terlihat kecewa dan cemas. kalo udah tercukupi, syukur luar biasa terlihat jelas di raut wajah mereka seperti timbul harapan baru dan secercah harapan buat mereka. walaupun endah tau, mereka sadar kalau itu bukanlah jaminan salah satu anggota keluarga mereka bakal 100% sembuh, bukan jaminan 100% salah satu anggota keluarga mereka tertolong, karena itu adalah hak Tuhan Yang Maha Esa. paling tidak ada harapan buat mereka kuat lagi, semangat lagi, dan berharap lagi.
dan kalau belum tercukupi kebutuhan darahnya, ada wali yang menunggu di bangku panjang luar UPTD sambil duduk, tiduran, dengan pakaian seadanya, ndak jarang dengan pakaian kucel, dan tampilan seperti belum sempat berias. dan masih dengan wajah yang cemas dan lelah yang mereka tutup tutupi. dan kalau UPTD penuh dengan pendonor, mereka langsung bangkit, dan menanyakan lagi ke petugas UPTD.
beberapa kali endah melihat kejadian seperti itu dan itu...selalu buat endah diam seketika. endah mencoba masuk dalam perasaan mereka, dan mencoba ikut merasakan. Ya Allah..endah ndak kebayang kalo itu terjadi dalam keluarga endah atau keluarga besar endah. endah salut kepada keluarga pasien. mereka semua kuat dan tabah,
mungkin orang - orang yang ndak peduli itu harus melihat kejadian seperti yang endah lihat itu. semoga orang - orang yang ndak peduli itu diberi kesadaran tanpa harus mengalami kejadian seperti di atas. dan endah yakin, yang baca postingan ini adalah orang - orang yang peduli :) Amin...
balik lagi ke cerita Arif. . .
siang hari, kebutuhan darah belum juga tercukupi. kami masih cemas, dan terus mencari orang - orang yang peduli dengan mereka. Alhamdulillah sore hari menjelang Maghrib kebutuhan arif tercukupi. terimakasih sangat kami ucapkan kepada para pendonor yang bersedia mendonorkan darahnya. siang dan sore hari abis kajian endah ke Sardjito, berharap bisa ketemu Arif. tapi endah hanya bisa ketemu dengan mba winda, mba metta, dan mba dinta saja. mereka bertiga bisa menjenguk arif karena mereka adalah pengajar adek adek sardjito. sedikit kecewa, tapi itu terbayar dengan cerita langsung dari mereka tentang kondisi arif, bahkan ada foto arif sedang terbaring lemah.
kondisi arif saat itu masih lemes, panas 38,8 derajat (dan anehnya panas itu hanya di daerah kepalanya arif doang), tangan yang diinfus bengkak dan membiru, lalu daerah bawah mata arif berwarna kehitaman, dan badannya ada bintik bintik merah. Ya Tuhan... Astaghfirullah Arif.. T..T
hari itu bener bener hanya arif dan defri yang terpikirkan. ya, defri masih saja belum pulih dan masih butuh darah. acara ke sekaten tadi malem endah cancel karena terpikir mereka, hanya mereka :'(
tadi pagi dapet kabar terbaru dari mba dinta tentang kondisi arif. kabarnya, dek arif akan menjalani transfusi pagi ini. doakan ya kawan. semoga dek arif dan dek defri segera pulih :) Amin...
#dari hati paling dalam, Endah sayang kalian. cepat pulih dek Arif dan dek Defri :')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar