Selasa, 05 Mei 2015

Pesan dari Sebuah Sketsa #1


hai, kalian nangkep ndak makna dibalik sketsa di atas? seorang teman baik endah menebak gini,"adakalanya kita harus menutup mata kita, dan ada saatnya kita harus membuka mata kita". he.he. nyambung kok sama sketsa nya. tapi yang mau endah sampaikan melalui sketsa itu adalah..
"setiap individu itu terlahir istimewa, dengan segala kelebihan dan kekurangannya masing masing. maka pandanglah mereka sebagai seutuhnya individu. jangan seperti sketsa di atas yang hanya memandang dengan sebelah mata, apalagi terhadap orang yang belum kita kenal dengan baik."
ada yang pernah dipandang sebelah mata?endah sendiri pernah, sering malah ^^. rasanya sakit di dalem ya...tapi karena udah saking seringnya jadi udah terbiasa. parahnya, ndak sekedar dipandang sebelah mata, bahkan secara tersirat bermaksud menjatuhkan di depan umum, dan menghasut yang lain. ahahahhah...

awalnya sih sedih dan ndak paham kenapa dia bisa berlaku seperti itu ke endah, hanya kepada endah. ke yang lain dia fine fine aja. entahlah...
sehari-dua hari endah merasa sedih, tapi hari hari selanjutnya endah berusaha berpikir positif. yak, kalimat yang menyatakan,"setiap peristiwa pasti ada hikmahnya". endah mencoba mengambil hikmah dari kejadian itu. apa yang endah ambil?banyak. endah jadi bisa nyoret - nyoret lagi setelah sekian lama ^^. dari dia endah belajar memaafkan, menambah pemahaman endah tentang karakter orang dan bagaimana cara menghadapinya. dan yang paling penting, endah semakin belajar untuk menghargai orang lain. belajar memperlakukan orang lain dengan baik, memandang positif orang lain.

ya memang,
"lebih banyak memahami orang lain itu lebih banyak membuat kita belajar dibanding menuntut untuk dipahami" ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar