"jika kamu menyukai, mencintai, atau menyayangi A, kemudian suatu hari datang si B dan kamu juga menyukai, mencintai, atau menyayangi B, maka pilihlah B. kenapa? karena apabila kamu benar benar menyukai, mencintai, atau menyayangi A, maka tidak akan timbul rasa seperti itu ke B"
njuk endah mikir.. tapi ketika konteks itu kita ikuti. ketika kita pilih orang kedua, lalu muncul lagi orang ketiga dan kita pilih orang ketiga itu, dan begitu seterusnya sampe ke-4,5,...
so,,hm...menurut endah pribadi, apabila menuruti itu terus sampai menemukan orang yang ndak bisa buat kamu berpaling istilahnya itu nggak ada habisnya.
orang lain itu akan selalu muncul, interaksi itu akan selalu ada. dan dari interaksi itu pasti akan menimbulkan kesan tersendiri untuk kita. dan itu akan menimbulkan apa yang disebut "rasa". jadi...kalo pandangan subjektif endah mengenai konteks ini adalah bagaimana kita mengelola yang dinamakan "rasa" itu...sederhana, tapi ndak mudah...
itu..menurut endah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar