abis ngaterin ama ke suatu tempat. di tempat itu aku melihat tempat tidur yang di dorong. taulah kalian kemana aku mengantarkan ama. mendengar suara tempat tidur yang di dorong aku masih belum terbiasa. aku terhenyak dan pandangan ku terpalingkan sesaat.
teringat mereka yang telah berpulang, dan beberapa hari lalu aku pun mendapat kabar kepulangan lagi. Ya Allah...dalam sehari udah banyak yang dirasa. terlalu banyak perubahan emosi yang dirasa. sebentar senang, lalu sedih. hidup itu memang banyak rasa ternyata. kayak permen nano nano. ini yang buat lebih capek secara emosiaonal.
kalo ketemu ama itu perbincangannya nggak jauh jauh tentang "pasangan hidup"....kita saling cerita, saling mengingatkan, dan memberi saran. saran dari ama malam ini adalah...
"kalo X memang mau proses, mau berubah, mungkin si X bisa lebih baik dari Y"
"realita mulai bermain. yo memang nggak harus wah, yang penting bisa menghidupi si ndah. tanggungjawab lah intine ki"
"aku wes bisa mematahkan hipotesis mu ndah. nggak harus mirip mah kalo udah jodoh tuh.."
"semoga diberikan yang terbaik untuk endah versi Allah ya ndah"
"iya ya ma, versi Allah, bukan versi kita pribadi. Aamiin Ya Allah"
tentang kabar kepulangan lagi, apadaya, aku masih belum bisa untuk kesana. semoga kalian ndak berpikir apa apa tentang ku. aku masih peduli, sangat peduli bahkan sama kalian. aku tidak melupakan kalian begitu saja...ini tentang aku yang menahan diri ku untuk tidak bersama kalian dulu. semoga kalian mengerti. menahan untuk ketemu dan menahan rindu itu sungguh...I can't explain. so hard to describe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar