kaki terus melangkah
setapak demi setapak melalui perubahan
perubahan yang kini semakin nyata terlihat di depan mata
aku mulai masuk ke dunia yang kata orang "dunia orang dewasa"
dimana yang kamu bisa percayai adalah dirimu sendiri
dimana kamu harus tetap berdiri tegar dengan kedua kakimu sendiri
dimana teman menjadi musuh, demikian sebaliknya
dimana banyak warna abu abu di sekitar
ya, hanyalah kebersihan dan kejernihan hati yang mampu menjelaskan itu
pertanyaan demi pertanyaan mulai merisaukan
dan yang paling merisaukan adalah...
apakah aku sanggup?sanggup untuk tetap melangkah?
tak ada kekuatan selain dari pada-Nya
setidaknya itulah yang ku yakini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar