endah masih dikasih kesempatan untuk interview. dan jadwalnya hari ini. endah berangkat dan semua berjalan dengan lancar. semuanya. semuanya berjalan dengan lancar. hanya saja satu yang mengganjal. restu dari orangtua. semua ada di tangan endah, endah yang mengambil keputusan. tapi endah sadar, endah nggak bisa jalan bila tanpa restu.
dan seperti yang telah endah bayangkan, orangtua menuntut untuk lebih..dan endah sadar, semua untuk kebaikan endah kedepannya.
disini....endah harus mempertimbangkan semuanya. disini...endah kudu menurunkan ego endah. Ibu endah sampai bilang,"nggak usah idealis idealis banget lah" ketika endah mengutarakan yang endah inginkan. endah hanya diam, yang sebenarnya adalah rasa sedih yang endah tahan. dan cerita semua terangkat, yang nggak bisa endah ceritain disini. dari pihak sana terus menghubungi, sedangkan hal ini belum endah bicarakan dengan Bapak.
endah terlalu takut untuk memulai, nggak bisa malem ini endah ceritakan, mungkin besok. malam ini Bapak terlihat capek banget. ini aja langsung tidur tanpa makan dulu, hanya minum air hangat segelas.
Ya Allah...endah harus bagaimana???????????akankah hanya akan menjadi angan angan seumur hidup endah mimpi tentang mereka??????????????
pernah terbesit sekilas, apakah karena endah lulusan dari ********* sehingga Ibu-Bapak berharap tinggi??kalau seandainya memang seperti itu...ah. sudahlah, nggak ada yang perlu disalahkan. nggak ada yang perlu disesali karena semua sudah menjadi rencana-Nya. Ya Allah...yakinkan endah kembali rencana-Mu akan lebih indah dibandingkan dengan rencana yang telah endah buat. yang sudah perlahan terkubur....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar