Senin, 11 April 2016

I had tell...and as my prediction...
endah nggak bisa membantah, hanya berkecamuk di dalam. alhasil tadi gagal untuk berangkat karena hari pertama dapet yang mau pingsan rasanya. puter balik lagi ke rumah. dari pihak sana terus dihubungi, tapi tetep, ketika endah membicarakan hal itu, terbentur ke permasalahan yang sama. hilang gairah rasanya. rif, mba kudu piye? haruskah mimpi endah tentang kalian hanya akan menjadi angan angan seumur hidup? sedangkan bila melangkah tanpa restu itu menjadi suatu hal tidak baik.
arif, deka, defri, viona, ryan, mba harus bagaimana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar