Senin, 22 Agustus 2016

Tanah Kemarau dan Rintik Hujan

Layaknya tanah kemarau yang merindukan rintik hujan
Hanya rintik hujan...
Sederhana, namun menyejukkan
Layaknya tanah kemarau yang merindukan rintik hujan
Yang hanya bisa bertemu dengan izin-Nya
Layaknya aku dan kamu
Yang hanya bisa bertemu kembali apabila Yang Maha Kuasa merestui

Mungkin kita harus menjadi tanah kemarau dan rintik hujan terlebih dahulu untuk merasakan rindu...
Namun aku tidak ingin menjadi tanah kemarau dan rintik hujan yang bertemu kemudian berlalu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar