berikut secuplik kutipan mengenai syukur. baik dari salah satu majalah Islam edisi 186 maupun yang endah dapet tadi pagi. let's check it out
“tidak ada pengikat nikmat paling kuat dan penambah nikmat paling cepat selain dari syukur. sebagaimana tidak ada yang mempercepat lenyapnya nikmat selain dari kufur terhadap nikmat”
“kebahagiaan itu bukan seberapa banyak nikmat yang di dapat,tetapi seberapa banyak nikmat yang diingat. seseorang tetap menderita meski nikmat melimpah,jika yang diingatnya adalah ambisi terhadap dunia yang belum di dapat,sementara ia lupakan apa yang berada dalam genggaman tangannya yang penuh nikmat”
“makin tinggi kemampuan seseorang mendeteksi setiap nikmat,semakin tinggi pula tingkat kebahagiaannya,dan semakin cerdaslah ia. Hasan al-Bashri berkata,“barangsiapa yang tidak melihat nikmat selain pada makanan,minuman,dan pakaian,maka sungguh dangkal akalnya dan banyak deritanya””
“dijelaskan oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyah,“andaikan seorang hamba diberi anugrah berupa dunia dan seisinya,lalu dia ucapkan Alhamdulillah,maka ilham dari Allah atasnya untuk bisa mengucapkan Alhamdulillah itu lebih agung dan lebih berharga daripada anugrah berupa dunia dan seisinya,karena nikmat dunia itu akan sirna,sedangkan pahala tahmid itu kekal selamanya”
“syukur yang sesungguhnya adalah menggunakan semua potensi nikmat yang Allah berikan untuk beribadah kepada Allah,caranya seperti yang Rasulullah SAW contohkan adalah menggunakan 5 perkara,sebelum datangnya 5 perkara”
“sebelum memulai aktifitas di pagi hari,lakukan sholat Subuh di masjid,sholat sunnah sebelum sholat Subuh,karena sholat sunnah sebelum Subuh lebih berharga dari dunia dan seisinya.kemudian dilanjutkan dengan membaca Al-Qur'an,lalu sholat Dhuha”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar