Senin, 01 April 2013

Sharing at Sunday Night


Mau tau aja, sebenarnya apa yang dalam pikiran mereka, mereka yang diluar sana mengenai Endah? penilaian mereka terhadap diri Endah tu seperti apa? Penasaran deh. Lebih tepatnya seberapa berarti diri Endah dalam hidup mereka. Bukannya lebay, tapi kalo waktu Endah sebentar lagi, takutnya Endah sama sekali nggak ada dalam ingatan mereka. Endah pergi, ya pergi gitu aja *cling. Ngenes banget kalo kayak gitu, sama aja hidup ya sekedar hidup, hidup tanpa arti. Apalagi sekarang sering melewatkan waktu sholat, ngaji, bahkan berbuat yang dilarang Allah lainnya. Ya Allah....banyak banget ini dosa Endah.

Ini Endah sebenarnya mau belajar, materi untuk UTS Senin besok tu menarik sebenarnya, tapi ini nggak konsen – konsen, nggak konek – konek dari tadi, piye jal?. Rasanya ada yang mau dituangin, dituangin sampe tumpah. --? Sayang, pulsa modem udah abis, udah beli sih, cuma belum Endah masukin pulsanya ke modem.

Mau nanya, gimana rasanya punya temen yang udah kita anggap deket, tapi setiap diminta bantuan nya, diminta pertolongannya selalu ada aja alasannya. Entah nggak sudi menolong atau apa, hanya Tuhan yang tahu. Salah nggak sih milih temen deket yang seperti itu? Endah yang lebih banyak memahaminya, menahan ego Endah, berusaha menenangkan dan memberi saran solutif di saat dia sulit, membantu di saat dia membutuhkan, berusaha ada di samping dia saat dia butuh teman berbicara, menjadi pendengar yang baik atas keluhan – keluhannya. Menjadi pribadi seperti itu untuk jangka waktu yang lama tidak mudah. Dengan dia yang seperti itu, Endah jadi menganggap dia sebagai uji taraf kesabaran Endah, sebagai media meningkatkan kedewasaan Endah. Ya Allah...tetaplah jaga pribadi Endah yang seperti itu, untuk semua teman, orang yang Endah kenal, nggak cuma dia. Amin.

Rasanya menahan ego dan amarah menjadikan diri Endah lebih “diam”. Berarti lingkungan di sekitar Endah sering membuat Endah marah, dsb? Endah jawab, Ya. Hanya saja nggak Endah luapkan. Endah tau, Endah banyak berhubungan dengan orang lain, yang tentunya dengan pribadi dan karakter masing – masing. Endah cuma berusaha beradaptasi, berusaha ramah, berusaha mengerti ,berusaha memahami karakter – karakter mereka itu. Meskipun itu seringkali bertolak belakang terhadap kepribadian Endah sendiri. Entahlah, mereka juga berusaha memahami karakter Endah atau nggak, hanya Tuhan yang tahu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar