“Dia itu jodohku”. Sebuah kalimat yang terdengar egois, sok tau, kepedean, tanpa sadar memberikan sebuah harapan sekaligus menyakitkan.
Semua itu bermula ketika berulang
kali kupandang dia, kuperhatikan dia, dengan segala tingkah lakunya. Memang
bukan pada pandangan pertama. Itu kurasakan setelah beberapa waktu kulalui bersama
dengannya. Dengan usiaku yang masih belia.
Sejak dulu memang dia memiliki pesona
tersendiri yang terpancar dalam dirinya. Telah beberapa temanku terpapar
radiasi pesonanya, yang akhirnya menjadi kekasihnya. Itulah yang menjadi
alasanku memperhatikan dirinya. Ku perhatikan, hanya dengan sedikit tatapan dan
perhatiannya, telah membuat lebih dari satu temanku terpana, klepek – klepek
istilahnya.
Dia menjalin hubungan dengan
lebih dari satu cewek. Lebih dari satu cewek dalam waktu yang singkat dan dalam
usia yang masih belia. “Hmm...apa dia pacaran tanpa menggunakan hati ya. Cepet
banget putusnya”, ujarku saat sesi curhat dengan teman ku usai pulang sekolah
di dalam kamarnya. “Ya, emang cakep sih, pinter juga dibanding yang lain”, jawab
teman dekatku. Lalu Aku berujar, “Korban, ya...korban sebagai sebutan dari
mantan ataupun yang sedang menjadi kekasihnya”. Temanku tertawa,”Ahahhaha...apaan
sih...”. Selanjutnya kita terdiam, larut dalam pikiran dan lamunan masing –
masing.
“Iya sih emang dia ganteng. Tapi Aku masih belum mengerti kenapa cewek – cewek teman sekolah ku pada jatuh hati ya?”, pertanyaan yang terlintas dalam lamunanku sebelum akhirnya aku tertidur . Keesokan harinya aku kembali memperhatikannya. Saat itu memang aku tidak terlalu dekat dengannya, walaupun aku dengan dia saling bersaing dalam hal akademik. Hanya sebatas itulah hubungan aku dengan dia.
“Iya sih emang dia ganteng. Tapi Aku masih belum mengerti kenapa cewek – cewek teman sekolah ku pada jatuh hati ya?”, pertanyaan yang terlintas dalam lamunanku sebelum akhirnya aku tertidur . Keesokan harinya aku kembali memperhatikannya. Saat itu memang aku tidak terlalu dekat dengannya, walaupun aku dengan dia saling bersaing dalam hal akademik. Hanya sebatas itulah hubungan aku dengan dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar