Kamis, 02 Oktober 2014

Kini Semua Berbeda #4



Hari demi hari berlalu. Aku mulai terbiasa dengan sikap dia terhadapku, namun aku masih saja belum terbiasa dengan perasaan ku ke dia. Aku masih belum bisa menerima dan Aku nggak mau mengakui perasaan ku itu. 

Lucunya, Aku tetap saja memperhatikan segala tindak tanduk dia. Ketika dia bermain bola, ketika jam istirahat, saat pelajaran di kelas, ketika dia makan, ketika jam olahraga, upacara, pramuka. Setiap ada waktu bersama dia, Aku selalu memperhatikan dia. Suatu tindakan yang konyol.

Sampai suatu waktu aku menemukan yang istimewa dalam dirinya. Ketika pelajaran Agama Islam, semua anak laki – laki disuruh Adzan satu persatu di depan kelas untuk kemudian dilatih dan dilombakan antar sekolah. Ketika giliran dia Adzan di depan kelas, aku terpana, sungguh indah suaranya. Ternyata, memang dia sering latihan dan sering ikut lomba Adzan, dan membaca Al – Qur’an (Murotal istilahnya). Informasi tersebut tak sengaja Aku dengar ketika teman – teman ku membicarakan dirinya. Dia pun selalu mendapatkan juara dalam perlombaan seperti itu.


Dari kejadian itu, Aku mulai melemah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar